, , ,

    By on 18 Jan 2016 at 16:02 WIB
    Liputan6.com, Jakarta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebutkan 11 provinsi di Indonesia akan mengalami Gerhana Matahari Total (GMT), dan menjadi tempat terbaik di dunia untuk memantau fenomena alam yang akan terjadi pada 9 Maret 2016.
    Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin kepada Antara, yang dikutip Senin (18/1/2016) mengungkapkan, “Gerhana Matahari Total seperti ini diperkirakan akan terjadi lagi di Indonesia sekitar 350 tahun mendatang. Karena itu, bisa dipastikan para pemburu GMT seluruh dunia sudah merencanakan mengunjungi mengunjungi daerah-daerah yang dilintasinya.”
    Lebih jauh Thomas menuturkan, jalur GMT 2016 akan bermula di Palembang (Sumatera Selatan), Bangka Belitung, Sampit dan Palangkara (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate dan Halmahera (Maluku Utara), Sulawesi Barat, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat.
    Sementara itu, masyarakat yang berada di Kota Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado, dan Ambon bisa menikmati fenomena gerhana matahari sebagian.
    Lama GMT sendiri ditafsir antara 1,5 hingga 3 menit, dan semakin ke timur Indonesia akan semakin lama durasi GMT. Catatan LAPAN juga merilis, waktu GMT di wilayah Indonesia bagian barat terjadi sekitar pukul 06.20, di wilayah tengah sekitar pukul 07.25, dan di Indonesia bagian timur terjadi pada puul 08.36 waktu setempat.
    Thomas menyadari banyak aspek penting dari terjadinya fenomena GMT 2016 yang daat dimanfaatkan, antara laun aspek penelitian, edukasi, dan budaya. Berbagai aspek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata yang ke daerah-daerah yang dilalui GMT. Para astronom, fotografer, dan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu dari berbagai negara juga telah merencanakan berkunjung ke Indonesia, khususnya berbagai daerah yang dilintasi GMT 2016.
    Sumber: Antara

    Mirna, 15 Gram per Liter Sianida dan Dugaan Pembunuhan Berencana

    Hestiana Dharmastuti - detikNews
    Halaman 1 dari 5
    Mirna, 15 Gram per Liter Sianida dan Dugaan Pembunuhan BerencanaFoto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
    Jakarta - Pengungkapan kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27) menemukan titik terang. Mirna dipastikan tewas akibat racun sianida. Kedok dugaan pembunuhan berencana ini mulai terungkap.

    Temuan terayar, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap sampel kopi dan juga lambung Mirna hasil autopsi, yang di dalamnya positif mengandung sianida.

    Racun itu ditabur pelaku melalui kopi Vietnamese yang diminum Mirna saat bertemu bersama dua rekannya, Jessica dan Hani, di Olivier Cafe, Grand Indonesia pada Rabu 6 Januari. Dari sampel kopi yang diteliti, ditemukan konsentrasi kandungan sianida sebanyak 15 gram per liter.

    Polisi kemudian menetapkan kasus ini ke tahap penyidikan. Sejumlah saksi dimintai keterangan mulai dari pelayan kafe sampai teman-teman Mirna yang ikut minum bersamanya, Hani dan Jessica. Khusus Jessica, dia tiba lebih dulu di lokasi dan melakukan pemesanan kopi. Polisi sudah menggeledah rumah Jessica dan menyita beberapa barang bukti.

    Dengan ditemukan sejumlah bukti-bukti, polisi mengaku sudah mengarah ke calon tersangka. Calon tersangka ini terancam dengan pasal pembunuhan berencana.

    Polisi juga sudah mengarahkan calon tersangka atas kematian Mirna yang dipastikan tewas akibat diracun sianida itu.

    "Pada saatnya akan disampaikan. Kami butuh projustisicia supaya alat bukti sah. Arahnya ada (tersangka-red), tapi kami belum bisa munculkan ke publik," jelas Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/1/2016).

    Penyidik telah menerima hasil pemeriksaan terhadap sampel kopi dan juga lambung Mirna hasil autopsi, yang di dalamnya positif mengandung sianida. Dengan adanya hasil labfor tersebut, polisi meningkatkan status perkara menjadi penyidikan.

    "Sudah naik jadi penyidikan. Penyidikan ini nanti ada pemeriksaan saksi-saksi, alat bukti, BAP. Penyidikan ini nanti akan membuat terang benderang peristiwa pidananya," jelasnya.

    Dari penyidikan itu pula nantinya polisi akan menetapkan siapa tersangkanya. "Nanti kita sinkronkan dari hasil penyidikan dengan alat bukti, pra rekonstruksi dan sebagainya untuk menetapkan tersangkanya," imbuhnya.

    Sementara, polisi juga masih terus meminta keterangan para saksi terkait kasus tersebut.

    Puslabfor Polri memastikan bahwa Wayan Mirna (27) tewas akibat racun sianida di kopi Vietnamese  yang diminum di Olivier Cafe, Grand Indonesia. Lokasi penaburan racun dipastikan di kafe tersebut.

    "Ya memang diracun," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/1/2016).

    Namun, untuk memastikan tindak pidananya apa, Krishna mengatakan pihaknya akan menggelar perkara tersebut. Yang pasti, kata dia, racun itu masuk ke dalam tubuh Mirna melakui kopi tersebut.

    "Racun sianida itu masuk ke tubuh Mirna melalui kopi. Apakah itu diracun atau teracun nanti kita gelar lagi," imbuhnya.

    Krishna menyebutkan, kecil kenungkinan racun itu dimasukkan oleh pihak kafe. Sebab, dari hasil pemeriksaan Puslabfor terhadap sampel kopi yang diambil dari kafe, tidak ditemukan adanya kandungan Natrium Sianida (NaCN).

    "Dari kopi-kopi lain di kafe itu, (dari) proses pembuatan dan lain-lain kecil kemungknan sianida masuk diproses pembuatan itu. Ada critical point yang sedang kita gali, ini kita butuh waktu 1-2 hari," lanjutnya.

    Ia juga memastikan bahwa Tempat Kejadian Perkara (TKP) Mirna diracun adalah di Kafe Olivier Grand Indonesia, Jakarta Pusat. "TKP-nya, kemungkinan hanya satu TKP untuk masuknya racun itu ke tubuh Mirna, yaitu di TKP, kafe Olivier Grand Indonesia," tutupnya.

    2 Polisi Ditembak Saat Gerebek Bandar Narkoba di KojaFoto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
    Jakarta - Upaya perlawanan terhadap aparat polisi yang sedang melakukan penggerebekan narkoba kembali terjadi. Setelah anggota Polsek Senen dikeroyok warga di Jakarta Timur, dini hari tadi 2 anggota Polres Jakarta Barat ditembak di Koja, Jakarta Utara.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

    "Betul ada kejadian tersebut. Dua anggota dari Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat terkena tembakan," ujar Iqbal saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (19/1/2016).

    Peristiwa ini terjadi pada pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Sebelumnya, 6 anggota Narkoba Polres Jakarta Barat berangkat ke lokasi untuk melakukan pengembangan kasus atas penangkapan tersangka F di sebuah apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    Dari situ kemudian mengembang kepada pelaku lain berinisial I, yang disebut-sebut berada di Jl Bugis, Koja, Jakarta Utara. Petugas kemudian mengepung rumah pelaku tersebut.

    "Tiba-tiba dari arah dalam rumah ada tembakan ke arah anggota," imbuhnya.

    Dalam peristiwa tersebut, Ipti S tertembak di lengan kanannya. Sementara Bripka AD terkena tembakan di dada kanannya.

    "Keduanya sudah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakpus," tutupnya. 
    (mei/bag)

    Sobat, suatu ketika mungkin kita pernah jatuh hati. Memendam rasa. Atau suka pada seseorang yang kita kagumi. Namun banyak sekali yang salah mengekspresikan cinta hingga ia terperdaya dengan cintanya. Marilah kita alihkan energi cinta kita bukan untuk melihat. Bukan hanya untuk memikirkan bahwa hanya dirinyalah yang terbaik bagi kita. Namun untuk mempersiapkan. Sehingga jika suatu saat kelak Allah telah berikan kepada kita satu yang tepat untuk diri kita, kita akan komitmen dengan dirinya.
    Sahabatku, para pecinta sejati bukanlah ia yang mengumbar-umbar pesona cintanya. Namun para pecinta adalah ia yang siap komitmen memberikan cintanya hanya untuk yang halal bagi dirinya.
    Saudaraku, mari kita bangun cinta hingga cinta kekal sampai surga.
    By Laila
    Berikut Surah Al-Qur'an Makhluk Berpasang-pasangan
    "Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembang biakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali". (QS.AnNissa:1)
    "Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemdian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik. (QS.An Nahl:72)
    Semoga bermanfaat.
    NB: berbagai sumber
    Song # Maidany




    SOSIALMAGZ Waktu nyaris menjelang tengah malam saat Asep, bukan nama sebenarnya, masuk ke dalam ruangan anggota dewan. Tiba-tiba dia mendengar suara desahan dalam bilik privat, salah satu ruangan di Gedung Nusantara I. Tak mau disebut lancang, Asep buru-buru keluar ruangan.

    "Saya pernah masuk ke ruangan mau ambil sampah. Saya dengar kayak ada suara-suara orang lagi begituan," ujar Asep membuka perbincangan dengan merdeka.com di pelataran gedung DPR-RI, Jumat pekan kemarin.
    Asep merupakan salah satu dari sekian banyak tenaga pembersih dipekerjakan di gedung DPR. Sudah satu dekade dia bekerja di gedung katanya sarang wakil rakyat itu. Sejam setelahnya, Asep memergoki seorang wanita berpakaian aduhai keluar dari ruangan itu. Tubuhnya molek tinggi semampai dengan balutan baju di atas lutut.
    "Itu kejadian tahun 2008," ujar Asep tanpa mau menyebutkan anggota dewan dia maksud. "Saya masih cari makan di sini," katanya.
    Cerita maupun rumor seperti dituturkan Asep memang bukan barang baru. Kasus politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Max Muin, tujuh tahun silam memang sedikit membuka tabir anggota DPR doyan berbuat mesum. Meski Max membantah tudingan foto syur beredar di media massa kala itu, tetapi cerita soal kelakuan binalnya wakil rakyat tak pernah surut.
    Asep mencoba mengingat kejadian pernah dialami teman sesama tenaga pembersih di Gedung DPR. Salah satunya ialah adegan ciuman di dalam ruangan anggota dewan. Mata temannya langsung melotot ketika dia melihat seorang anggota dewan terpergok sedang adu bibir dengan sekretarisnya. Buat tutup mulut, teman Asep disumpal duit Rp 500 ribu cuma-cuma.
    "Teman saya malah beruntung dikasih duit Rp 500 ribu supaya tutup mulut," tutur Asep.
    Asep juga sering menemukan kondom berisi cairan air mani. Sepuluh tahun dia bekerja di Gedung DPR, alat kontrasepsi itu sudah sering kali dipungut Asep. Apalagi saban hari dia mengangkut tempat sampah. Selalu ditemukan kondom, saking banyaknya dia lupa jumlahnya.
    Hilir mudik wanita berpakaian seksi betul-betul dihafal Asep. Dia paham betul mana yang bekerja di gedung tersebut atau bukan. Biasanya kata Asep, anggota dewan sering kedatangan tamu wanita berdandan menor dengan parfum menyengat hidung. Pemandangan itu tentunya mengundang mata. Apalagi wanita seksi itu selalu keluar pada malam hari.
    Apalagi dugaan Asep diperkuat soal kepergoknya aksi perselingkuhan. Dulu banyak istri anggota dewan tiba-tiba datang ke ruangan suaminya sambil marah-marah. "Banyak kalau perselingkuhan. Banyak juga yang ketahuan sama istrinya karena selingkuh," kata Ase


Top